Civitas Akademika UIM Bersama Keluarga Besar NU Berbagi Makanan kepada Warga yang Antre di SPBU
MAKASSAR — Di tengah panjangnya antrean masyarakat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Civitas Akademika Universitas Islam Makassar (UIM) bersama Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) hadir berbagi makanan kepada masyarakat yang sedang menunggu giliran mendapatkan bahan bakar di SPBU Jl.Perintis Kemerdekaan samping Kampus UIM, Sabtu 12 September 2026.
Aksi sosial tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat yang harus menghabiskan waktu cukup lama di tengah antrean SPBU. Makanan dan minuman dibagikan secara langsung kepada pengendara dan masyarakat yang berada di lokasi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus dibangun oleh UIM bersama keluarga besar NU. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan sedikit bantuan dan semangat bagi warga yang sedang menghadapi kondisi sulit.
Rektorat, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga besar NU turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka turun langsung menyapa masyarakat dan membagikan makanan kepada warga yang sedang antre.
“Ini adalah bentuk kepedulian sederhana. Ketika masyarakat sedang menghadapi kesulitan dan harus mengantre panjang untuk mendapatkan BBM, kita ingin hadir, menyapa dan berbagi. Semoga makanan yang kami berikan dapat sedikit membantu,” ujar salah satu perwakilan Civitas Akademika UIM.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam bidang pendidikan dan akademik, tetapi juga mempunyai tanggung jawab moral untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi pesan bahwa kepedulian sosial tidak harus menunggu dalam skala besar. Berbagi makanan, menyapa, dan memberikan perhatian kepada masyarakat merupakan bagian dari nilai kemanusiaan dan ajaran Islam.
Dari kampus untuk masyarakat, dari NU untuk umat.
Melalui aksi sosial ini, Civitas Akademika UIM bersama Keluarga Besar NU menegaskan komitmen untuk terus membangun semangat gotong royong, kepedulian dan kehadiran nyata di tengah masyarakat, khususnya ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian bersama.

