Asah Keterampilan Praktik, Fakultas Hukum UIM Gelar Sekolah Peradilan Semu
Makassar, Rabu 23 April 2025 Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan keterampilan praktis mahasiswanya di bidang hukum acara, Fakultas Hukum Universitas Islam Makassar (UIM)
menyelenggarakan kegiatan “Sekolah Peradilan Semu”. Acara yang berlangsung selama beberapa hari di lingkungan kampus UIM ini diikuti oleh puluhan mahasiswa hukum yang antusias.
Kegiatan ini diinisiasi dan dikoordinasikan oleh Himprodi dan Senat Mahasiswa Fakultas Hukum UIM, sebuah wadah bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan dan pengembangan diri. Sekolah Peradilan Semu dirancang untuk menjembatani antara teori yang didapatkan di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia peradilan.
Dekan Fakultas Hukum UIM, Dr. H. Nurdin, S.H., M.H., dalam sambutannya saat pembukaan acara, menyatakan pentingnya kegiatan ini. “Lulusan hukum tidak cukup hanya menguasai teori. Mereka harus memiliki skill atau keterampilan beracara yang mumpuni. Sekolah Peradilan Semu ini adalah salah satu ikhtiar kami untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan litigasi dasar, mulai dari penyusunan berkas hingga simulasi persidangan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi komprehensif dari para akademisi dan praktisi hukum berpengalaman, Komisioner Komisi Yudisial, Hakim Pengadilan Negeri Makassar,Kejaksaan, Kepolisian dan Advokat serta Akademisi. Materi yang disampaikan meliputi teknik penyusunan surat kuasa, gugatan, jawaban, replik, duplik, hingga strategi pembuktian dan pemeriksaan saksi/ahli di persidangan. Puncak kegiatan adalah simulasi persidangan (moot court), di mana mahasiswa berperan sebagai hakim, jaksa penuntut umum, penasihat hukum, dan panitera.
“Kami belajar bagaimana menyusun argumen hukum yang kuat, bagaimana bersikap di depan majelis hakim, dan bagaimana menerapkan hukum acara secara benar. Ini pengalaman yang sangat berharga dan tidak kami dapatkan secara detail di kelas biasa,” ungkap Ariel, salah seorang peserta Sekolah Peradilan Semu.
Ketua Himprodi Fakultas Hukum UIM, Ramadhani, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan delegasi fakultas dalam mengikuti berbagai kompetisi peradilan semu tingkat regional maupun nasional. “Antusiasme mahasiswa sangat tinggi. Ini menunjukkan kesadaran mereka akan pentingnya penguasaan praktik beracara. Kami berharap lulusan FH UIM nantinya siap bersaing dan berkontribusi di dunia penegakan hukum,” tutur Ramadhani.
Dengan adanya Sekolah Peradilan Semu ini, Fakultas Hukum UIM menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak sarjana hukum yang unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga mampu berkiprah secara profesional dan berintegritas, tutup Andi Arfan Sahabuddin Wakil Dekan FH UIM.